Purbaya Keluarkan Rp11 Triliun untuk Beli SBN di Pasar Sekunder

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menghabiskan Rp11 triliun untuk beli SBN di pasar sekunder. (foto: Anggie Ariesta)

Kondisi ini berhasil dipertahankan meskipun nilai tukar rupiah masih didera tekanan berat dan pasar keuangan global sedang diwarnai oleh dinamika pergeseran arus modal.

Menjaga posisi yield SBN agar tidak melonjak merupakan hal yang sangat krusial bagi postur fiskal negara.

Adapun tingkat keuntungan (yield) SBN menjadi fondasi dasar dalam menentukan kalkulasi biaya pinjaman yang harus ditanggung pemerintah.

Apabila angka yield merangkak naik secara drastis, maka ongkos penerbitan surat utang baru otomatis akan menjadi jauh lebih mahal. 

Imbas buruknya, hal ini berpotensi memberikan tekanan tambahan pada pos biaya bunga di dalam struktur APBN.

Lewat berbagai instrumen stabilisasi yang terukur, pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga tingkat kepercayaan para penanam modal terhadap pasar obligasi Indonesia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Purbaya soal Tarif Trump 10 Persen: Bagus, tapi Persaingan Sama Saja

3 hari lalu

Purbaya Ungkap Kuota BBM Subsidi Tak Ditambah, Fokus Penyaluran Tepat Sasaran 

3 hari lalu

RI Terbitkan Panda Bond Rp18,4 Triliun, Purbaya: untuk Tutup Defisit APBN

4 hari lalu

Purbaya Mau Temui Kepala BGN Baru Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal