Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240 Triliun di Kuartal I 2026

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan APBN defisit Rp240 triliun di kuartal I 2026. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Keuangan melaporkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan defisit sebesar Rp240,1 triliun. Angka itu terhitung per 31 Maret 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa angka defisit tersebut setara dengan 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

"Hingga Maret 2026 APBN tumbuh ekspansif kalau dilihat, 2026 pendapatan negara tumbuh 10 persen angka April kepabeanan sudah positif. Surplus mencapai 240,1 defisit 0,93 persen dari PDB," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (5/5/2026).

Purbaya merinci pendapatan negara per Maret 2026 terkumpul sebesar Rp574,9 triliun, atau baru mencapai 18,2 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp3.153,6 triliun.

Di sisi lain, penyerapan belanja negara bergerak lebih cepat dengan realisasi mencapai Rp815 triliun, setara dengan 21,2 persen dari total pagu belanja tahun ini. Selisih antara belanja yang lebih besar dibandingkan pendapatan inilah yang memicu defisit fiskal tersebut.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
12 jam lalu

BI Buka Suara terkait Rupiah Bertanda Tangan Purbaya yang Jadi Buruan Kolektor

2 hari lalu

Usai Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu

5 hari lalu

Suahasil Tegaskan Hak Wajib Pajak Tetap Dipenuhi, Minta Restitusi Sesuai Aturan

5 hari lalu

Suahasil Lapor Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun hingga Agustus 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal