Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240 Triliun di Kuartal I 2026

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan APBN defisit Rp240 triliun di kuartal I 2026. (Foto: iNews.id)

"Yang jelas, belanja selalu bisa kita kendalikan, income (pendapatan) juga akan kami tingkatkan. Sekarang 20,7 persen pertumbuhannya, pajak. Ke depan akan kita jaga dan mungkin akan tinggi lagi laju pertumbuhannya," ungkap dia.  

Dalam laporannya, eks Ketua DK LPS ini juga menyoroti defisit keseimbangan primer yang telah menyentuh Rp95,8 triliun, melampaui target defisit yang didesain sebesar Rp89,7 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi lonjakan defisit yang signifikan.

Sebagai perbandingan pada Maret 2025 defisit tercatat Rp104,2 triliun (0,43 persen dari PDB) dan Maret 2026 defisit mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen dari PDB). Dengan demikian, secara tahunan, defisit pada Maret 2026 meningkat sebesar 130,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah sendiri telah mendesain total defisit APBN untuk sepanjang tahun 2026 sebesar Rp689,1 triliun, atau dipatok pada level 2,68 persen terhadap PDB.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 jam lalu

Purbaya Ungkap Program MBG Habiskan Rp101,1 Triliun hingga Triwulan II 2026

6 jam lalu

Purbaya Siapkan Stimulus untuk Masyarakat Terdampak El Nino dan Korban PHK

9 jam lalu

Purbaya Pastikan Bukan Calon Gubernur BI: Saya Jadi Menkeu Sudah Syukur

9 jam lalu

Purbaya Sebut Sinergi Kebijakan Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen Tahun Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal