Purbaya Sebut Suntikan Likuiditas Rp400 Triliun Picu Pemulihan Penjualan Mobil-Motor

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/8/2026). (Foto: Dok. Kemenkeu)

"Saat ini PMI sudah meningkat. Hal itu menunjukkan sektor manufaktur berpotensi kembali memasuki fase ekspansi dalam waktu dekat. Kami akan memastikan tren peningkatan tersebut terus berlanjut," kata bendahara negara tersebut.

Sebagai informasi, PMI Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global meningkat ke level 50,3 pada Juli 2026, dari 46,9 pada Juni 2026.

Kenaikan tersebut mengakhiri tiga bulan berturut-turut berada di zona kontraksi sekaligus menandakan aktivitas manufaktur kembali memasuki fase ekspansi.

Menurut Purbaya, perbaikan PMI menjadi indikasi awal bahwa sektor manufaktur dan permintaan domestik akan terus menguat pada paruh kedua tahun ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
17 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.899 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

21 hari lalu

Cair Dirapel Rp900 Ribu! Pemerintah Salurkan BSU untuk 13,3 Juta Pekerja di Akhir Tahun

22 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp37 Triliun untuk Bayar Cicilan Kopdes Merah Putih, Pencairan Tunggu Audit BPK

28 hari lalu

Respons Menkeu Suahasil saat Ditanya soal Keraguan Publik usai Gantikan Purbaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal