"Bukan saya motong ya, memang dia melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini. Jadi jangan dibilang MBG tutup mata, nggak, dia juga melakukan efisiensi," kata Purbaya.
Di sisi lain, pergerakan realisasi keuangan negara untuk program prioritas ini terpantau terus berjalan secara progresif. Kementerian Keuangan mencatat arus penyerapan anggaran untuk implementasi program MBG hingga periode Mei 2026 telah menyentuh angka Rp88,15 triliun.
Jumlah pemanfaatan dana tersebut memperlihatkan adanya tren kenaikan sebesar 17,5 persen jika disandingkan dengan total realisasi pada bulan sebelumnya yang bertengger di level Rp75 triliun.