Purbaya soal TNI-Polri Ikut Awasi Wajib Pajak: Amankan Petugas kalau Digebukin

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anggie Ariesta)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meluruskan kabar soal rencana pelibatan anggota TNI-Polri seperti Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dalam urusan perpajakan hanya untuk pengamanan. Dia menegaskan aparat TNI-Polri tidak akan diterjunkan untuk menagih atau menggenjot penerimaan pajak warga.

Meski demikian, Purbaya menjelaskan kehadiran aparat keamanan pada situasi tertentu sifatnya murni perlindungan fisik petugas pajak yang menjalankan tugas di lapangan dari potensi tindak kekerasan.

“Itu kalau keamanan aja, misalnya petugas pajak digebukin orang ya diamankan, itu kan normal,” ujar Purbaya dalam media briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Purbaya menggarisbawahi tugas pemungutan pajak memerlukan keahlian teknis perpajakan yang bukan merupakan ranah maupun kapasitas aparat militer.

"Tapi gak ada kita memakai Babinsa untuk meningkatkan pendapatan pajak mereka juga gak mengerti gimana nah ininya, ambil pajaknya," kata Purbaya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tak Naik, Pilih Kejar Penunggak

2 bulan lalu

Purbaya Optimistis Penerimaan Pajak 2026 Membaik, Targetkan Mayoritas Kanwil Tercapai

3 bulan lalu

Alasan MUI Minta Zakat Dijadikan Pengurang Pajak, Sebut Umat Islam Tanggung Beban Ganda

3 bulan lalu

MUI Minta Zakat Diakui sebagai Pengurang Pajak: Umat Islam Bayar 2 Kali, Double Tax

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal