Puspomad Selidiki Keterlibatan Oknum TNI AD di Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat

Bachtiar Rojab
Kerangkeng manusia Bupati Langkat. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menyelidiki keterlibatan oknum TNI AD dalam kerangkeng manusiaBupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin. Tujuannya untuk mempercepat kasus tersebut terungkap.

"Danpuspomad telah memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan penyelidikan," ujar Kepala Penerangan Puspomad Agus Subur dalam keterangan tertulis, Kamis (3/3/2022). 

Menurut Agus, langkah tersebut telah mulai diupayakan dengan mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi yang beberapa merupakan korban kerangkeng manusia hingga pengumpulan alat bukti. 

"Juga dilakukan pengumpulan keterangan dan alat bukti lainnya yang terkait dengan nama-nama oknum personel TNI AD yang diberikan oleh Komnas HAM," katanya. 

Puspomad terus berkoordinasi dengan penegak hukum di Sumatera Utara. "Koordinasi terus dilakukan dengan Polda Sumut dan Pemda Langkat maupun aparat terkait lainnya, untuk mencari data/keterangan yang berkaitan dengan kasus tersebut," ucap Agus.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam I/BB, Kol (INF) Donald Erickson Silitonga, mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait hal tersebut. Namun mereka masih nunggu penyelidikan Polisi terkait persoalan itu.

"Ini kan masih di Polisi. Nanti kita lihat, kalau memang penyelidikan polisi menyatakan ada oknum TNI yang terlibat, pasti akan dilimpahkan ke kita," kata Donald, Kamis (3/3).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyuap Bupati Langkat Tak Dibawa ke Jakarta, KPK Ternyata Kehabisan Tiket Pesawat

57 tahun lalu

Bupati Langkat Putar Balik usai Hadiri Acara Apkasi, Diduga Hindari OTT KPK

57 tahun lalu

Bupati Langkat Syah Afandin Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah

57 tahun lalu

Breaking News: KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin Tersangka Kasus Suap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal