Pustakawan Aktif, Inisiatif dan Komunikatif dalam Bisnis Perpustakaan

Agus Rusmana
Dosen pada Program Studi Ilmu Perpustakaan Unpad Agus Rusmana.

Sebenarnya setiap pustakawan telah memiliki keterampilan berkomunikasi, namun dengan beberapa latihan tentang teknis berkomunikasi, keterampilan tersebut akan semakin terasah dan pada gilirannya keterampilan berkomunikasi ini bukan hanya akan menyenangkan pengunjung perpustakaan, tetapi juga akan meningkatkan rasa percaya diri pustakawan. Terpenting dari semua itu yakni berubahnya citra pustakawan dari sosok yang pendiam dan membosankan, menjadi sosok yang pandai bicara dan menyenangkan.

Pustakawan Kreatif Jadikan Perpustakaan Inspiratif

Seperti juga pustakawan, perpustakaan dinilai oleh sebagian besar masyarakat sebagai tempat yang tidak menarik, suram dan membosankan. Kondisi ini diduga menjadi salah satu penyebab rendahnya kunjungan ke perpustakaan. Kemudian juga perpustakaan tidak bisa memaksa siapapun untuk datang mengunjungi seperti halnya kantor kecamatan atau puskesmas, yang walaupun tidak menarik, dapat memaksa warga untuk datang karena ketergantungan pada layanan satu-satunya tersebut.

Perpustakaan harus diupayakan dengan keras agar dapat menarik dan menumbuhkan kebutuhan masyarakat sehingga mereka ingin datang berkunjung tanpa harus dipaksa. Kerja keras dan kreativitas pustakawan semakin dituntut ketika konsep transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial digulirkan, d imana perpustakaan harus mengubah diri agar dapat menjangkau seluruh lapisan dan jenis masyarakat pemustaka.

Kreativitas pustakawan masih sangat diperlukan untuk menciptakan perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan dan informasi yang menarik dan menyenangkan, bahkan seharusnya, membanggakan untuk dikunjungi. Pustakawan harus mampu membuat perpustakaan menjadi menjadi landmark, atau lebih hebat lagi, menjadi icon sebuah kota.

Dengan gambaran itu, pustakawan harus terus berkreasi membuat mebuat perpustakaan menjadi tempat yang mudah ditemukan dan dilihat (dengan aplikasi google, waze dan sejenisnya), meningkatkan popularitas dengan aktif memanfaatkan media sosial.

Dengan kreativitas dan kerjasama antar pustakawan karena usaha membuat perpustakaan berkualitas ini merupakan tanggung jawab bersama semua pustakawan, diharapkan perpustakaan dapat menjadi bagian hidup masyarakat dan mendapat positioning sebagai tempat ditemukannya ilmu, pengetahuan dan sumber informasi untuk pengambilan keputusan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Pandji Ungkap Isi Buku Mens Rea yang akan Rilis April 2026, Apa Itu?

Seleb
3 hari lalu

Pandji Pragiwaksono Bakal Terbitkan Materi Mens Rea Jadi Buku, Dirilis Bulan Depan

Megapolitan
13 hari lalu

MNC Peduli Salurkan Ratusan Buku Bacaan ke Taman Pintar Anggrek di Jakpus

Nasional
13 hari lalu

MNC Peduli Salurkan Ratusan Buku ke SDN Cibilik Sukabumi, Perkuat Literasi Pelajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal