Qodari Bantah Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan Istana: Keputusan Bersama Muktamirin

Binti Mufarida
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari. (Foto: Binti Mufarida)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari membantah isu terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU merupakan paket pesanan dari Istana. Qodari menyerahkan proses pemilihan pimpinan PBNU kepada para muktamirin. 

Menurutnya, keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) merupakan keputusan bersama.

“Ya kita kembalikan kepada muktamirin. Insya Allah sih semuanya adalah keputusan bersama,” kata Qodari di Kantor Bakom, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dia menegaskan mekanisme pemilihan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) melibatkan sembilan ulama yang memiliki kewenangan menentukan keputusan terkait kepemimpinan PBNU.

“Apalagi kan metodenya kan AHWA kan? Ada sembilan orang ulama yang memutuskan dengan kebijaksanaannya,” tegasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
14 hari lalu

Gus Ipul: Formatur Diberi Waktu 1 Bulan Susun Kepengurusan PBNU 2026-2031

15 hari lalu

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031

15 hari lalu

Gus Ipul Bantah Duet Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan Istana: Tak Ada Intervensi

15 hari lalu

Pidato Perdana Ketum PBNU Gus Kikin di Hadapan Prabowo, Ungkap Kisah Unik di Balik Angka 8

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal