Menurutnya, negara bisa cepat maju, besar dan rakyatnya sejahtera, kalau masyarakat yang produktif itu tumbuhnya cepat. Masyarakat yang tidak produktif menjadi produktif dan jumlah atau pertumbuhannya cepat.
"Artinya yang menggotong Indonesia, yang memberikan kontribusi positif dalam ekonomi nasional itu makin banyak," ungkap Hary.
Kontribusi positif yang dimaksud Hary adalah bisa berupa pajak, membuka lapangan kerja atau kontribusi lainnya yang memberikan nilai tambah di dalam sistem ekonomi nasional.
"Bayangkan, kalau kita bisa majunya cepat, kesejahteraan bisa dipercepat. Semua pasti akan menikmatinya. Hal-hal yang mengganggu persatuan kesatuan, itu pasti bisa diperkecil," jelas Hary.
Selain itu, lanjut Hary, Partai Perindo menyasar peningkatan pendidikan masyarakat. Sebab produktivitas tidak terlepas dari percepatan peningkatan pendidikan di Tanah Air, baik pendidikan formal maupun non formal, seperti pelatihan.
"Kita harus tahu bahwa 40% lebih masyarakat kita masih SD, 60% lebih SMP dan 80% lebih SMA ke bawah. Ini harus dipercepat pendidikan," kata Hary.