Ramai Penolakan Ustaz Abdul Somad, Ini Pernyataan PBNU

Aditya Pratama
Ustaz Abdul Somad saat berceramah di Lhokseumawe, Aceh, Minggu (19/8/2018). (Foto: Antara/Rahmad).

Ketua Pengurus Harian PBNU Robikin Emhas. (Foto: iNews.id/dok).

”Untuk itu aktivitas dakwah juga perlu memperhatikan kaedah dan etika dakwah, yakni dilakukan dengan lemah lembut dan bijaksana dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat,” ujarnya.

Robikin menuturkan, dalam bingkai keindonesiaan, selayaknya materi dakwah yang disampaikan juga dapat memupuk dan menumbuh-suburkan semangat nasionalisme.

”Saya berharap, jika di masyarakat didapati perbedaan pendapat mengenai aktivitas dakwah, selesaikan dengan musyawarah. Hindarkan penggunaan kekerasan dalam mengelola perbedaan,” kata dia.

Robikin mengingatkan, jika ada yang merasa tidak dapat dipersatukan oleh semangat nasionalisme dan agama yang sama misalnya, tetap saja semua umat Islam tetap bersaudara. ”Saudara sesama manusia. Bukankah kita adalah segaris seketurunan dari Adam?,” kata dia.

Sebagai informasi, lewat akun facebook dan instagram resminya UAS mengumumkan karena kerap mendapat ancaman, intimidasi dan pembatalan ketika ingin menyampaikan tausiah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang, Jawa Tengah. UAS akhirnya membatalkan rencana ceramah dalam tiga bulan ke depan di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Penolakan inilah yang disesalkan banyak kalangan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Nasional
3 hari lalu

Ketum PBNU Beri Pesan ke Prabowo agar Tak Terbawa Arus Rugikan Palestina 

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Bertemu NU hingga Muhammadiyah di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

Nasional
6 hari lalu

Menag: NU Seperti Keluarga Besar, Penuh Dinamika tetapi Tetap Sakinah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal