Caranya yakni dengan melakukan isolasi diri atau self isolation. Namun, tujuh hari setelahnya akan dicek kembali.
"Jika setelah tujuh hari hasilnya positif kita gunakan pemeriksaan antigen dengan real time PCR," tutur Yuri.
Selanjutnya, jika hasilnya kembali negatif, kata Yurianto, petugas medis akan meyakini kondisi orang tersebut tidak terinfeksi virus. Pasalnya, jika menghitung lamanya pertumbuhan antibodi untuk melawan virus, tujuh hari merupakan batas maksimal.
Jika tidak ada keluhan atau keluhan minimal, kata dia, petugas akan menyarankan karantina di rumah, bukan di rumah sakit dengan menggunakan masker 14 hari. Selain itu orang tersebut akan diminta menjaga jarak dengan seluruh anggota keluarga, serta tetap menjalankan pola hidup bersih.
Selama 14 hari itu petugas medis tetap akan melakukan pengawasan terhadap orang yang bersangkutan. Menurutnya, hasil dari monitor itu akan dikirimkan ke dinas kesehatan setempat.