Namun, jika hasil pemeriksaan dengan PCR menunjukkan positif, petugas medis akan melakukan tindakan lanjutan. Tindakan yang diambil yakni dengan melihat kembali kondisi orang tersebut apakah bisa melakukan isolasi secara mandiri atau harus dikirim ke rumah sakit.
"Jika positif dan diyakini tidak bisa isolasi diri di rumah karena gejala batuk, panas, dan sesak, atau kita temukan faktor penyakit lain, semisal hipertensi, ada beberapa hotel, termasuk Wisma Atlet untuk kepentingan ini (isolasi)," tuturnya.
Penentuan rumah sakit untuk karantina pun akan ditentukan. Menurutnya, andaikata pasien tersebut tergolong kasus sedang, petugas medis akan membawanya ke rumah sakit darurat.
Namun, jika termasuk kasus berat, petugas medis akan membawanya ke rumah sakit rujukan untuk penanganan lebih lanjut. "Di sana tentunya akan lebih intensif perawatannya," ucap Yuri.