Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan ada tiga konsentrasi Pemprov Jabar yang akan dibenahi dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru (AKB). Salah satunya adalah stasiun.
"Kita dalam proses adaptasi kebiasaan baru, tiga tempat akan konsisten dicek. Satu pasar tradisional, dua terminal dan stasiun, ketiga adalah tempat pariwisata. Nah, stasiun ini ada problem, karena kapasitas dikurangi, maka sisanya itu sedang dicarikan solusinya," ucap Ridwan Kamil.
Menurutnya, bus gratis dari Pemprov DKI Jakarta belum cukup mengatasi penumpukan penumpang KRL di stasiun. Oleh karena itu, test massal ini dilakukan agar bisa diketahui tinggi rendahnya resiko penularan covid-19 terhadap penumpang.
"Ini yang disebut adaptasi kebiasaan baru secara bertahap. Jadi, kita lihat. Mudah-mudahan hasilnya tidak banyak yang positif, sehingga kang Bima sebagai Wali Kota Bogor bisa mengusulkan dalam satu gerbong persentasenya diperbesar," katanya.