JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis hasil hitung cepat di Provinsi Bengkulu yang sudah mencapai 100 persen. Hasilnya, Pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mengungguli pesaingnya Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin.
Hasil ini, berbanding terbalik dengan hasil hitung cepat (quick count) yang dirilis sejumlah lembaga survei. Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar menjelaskan soal perdebaan tersebut.
Hasil quick count yang telah dirilis lembaganya itu, menurut dia, merupakan perhitungan dengan skala nasional. Dengan begitu, lembaga survei menentukan jumlah sampel Tempat Pemungutan Suara (TPS) beragam, bisa mencapai 2.000 sampai 6.000 sampel TPS yang tersebar di semua wilayah Indonesia.
"Tapi itu nanti, pembagian distribusi sampelnya akan tergantung dari secara proporsional jumlah DPT di setiap wilayah atau Provinsi," kata Rully, saat dihubungi iNews.id, Sabtu (27/4/2019).
Soal pendistribusian sampel per Wilayah, Rully menjelaskan, sudah pasti Provinsi yang memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) seperti di Pulau Jawa lebih banyak dibanding Provinsi kecil lainnya, termasuk Provinsi Bengkulu.