Menurut Refly, apabila Gibran telah menyelesaikan SMP di Indonesia sebelum melanjutkan sekolah di Singapura, masa pendidikan tersebut perlu dijelaskan. Dia memperkirakan Gibran menempuh pendidikan di OPSS pada 2002-2004.
"Kalau dia sudah tamat SMP, masuk SMP lagi tuh aneh sebenarnya. Terlepas dari perbedaan kualitas pendidikan Indonesia dan Singapura," katanya.
Refly juga menyoroti pendidikan Gibran di UTS Insearch, Australia, yang disebutnya sebagai jalur persiapan untuk melanjutkan pendidikan ke University of Technology Sydney (UTS). Dia mempertanyakan dokumen pendidikan yang digunakan untuk menunjukkan kesetaraan dengan jenjang SMA.
"Tapi fakta persidangan di MK dia tidak menyertakan sertificate of completion, tidak ada sertifikat dia selesaui UTS itu, yang ada certificate of attendance, hanya daftar hadir saja, dan juga enrollment serta transkrip nilai," ungkapnya.
Dia menilai transkrip nilai saja tidak serta-merta membuktikan seseorang telah menyelesaikan suatu jenjang pendidikan. Menurutnya, transkrip nilai juga dapat dimiliki mahasiswa yang baru menempuh semester awal.