Remaja Putri Dipaksa Berhubungan Badan, RPA Partai Perindo Beri Pendampingan

muhammad farhan
Ketua Bidang Hukum DPP RPA Perindo, Amriadi Pasaribu (Foto: Ist)

"Mereka (pelaku dan korban) ini berkenalan via DM Instagram, akhirnya mereka mengatur agenda pertemuan. Setelah bertemu, korban dijerat untuk mau diajak ke apartemen yang berujung dicekokin minuman keras dan dipaksa untuk berhubungan intim," tutur Amriadi.

Amriadi menjelaskan, korban A tersebut mengalami trauma sehingga kesulitan untuk pergi berangkat sekolah.

"Korban ini sudah mengalami trauma, kemudian mengalami sakit secara psikologis karena akibat pemaksaan untuk bersetubuh, itu membuat korban menjadi terkendala untuk sekolah. Belum lagi dirundung oleh teman-temannya," ujarnya.

Selain sudah mengajukan perlindungan ke LPSK, Amriadi menuturkan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan langsung diproses.

"Korban ini datang dari masyarakat kelas ekonomi rentan dan miskin, kemudian memiliki pengetahuan hukum yang minim. Untuk itu, kita tengah lakukan pendampingan agar pelaku dapat ditindak secara hukum," tutur Amriadi.

Di sisi lain, Amriadi juga mengungkapkan pelaku melakukan intimidasi kepada korban berupa bujuk rayu agar mau dinikahkan. Sedangkan faktanya, keluarga korban tidak bersedia lantaran korban masih di bawah umur.

"Maka dari itu, kita mengajukan perlindungan ke LPSK karena korban diancam agar mau dinikahkan dengan pelaku," tutur Amriadi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Buletin
3 jam lalu

Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara, Sempat Alami Tekanan Psikologis

Nasional
9 jam lalu

Partai Perindo Apresiasi Pengesahan UU PPRT, Siap Kawal Hak Pekerja Rumah Tangga Terpenuhi

Nasional
2 hari lalu

Hari Kartini, Partai Perindo Dorong Perempuan Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan Inklusif

Nasional
6 hari lalu

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, Partai Perindo Desak Evaluasi Menyeluruh Proses Seleksi Lembaga Kuasi Negara

Nasional
7 hari lalu

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tetap Masuk Pengadilan Militer meski Andrie Yunus Belum Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal