Rentetan Teror Upik Lawanga, Dari Bom Termos hingga Pembunuhan Istri Prajurit TNI AD

Okezone
Puteranegara Batubara
Polri mengungkap rangkaian aksi teror Upik Lawanga di Sulteng. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polri menangkap aset penting kelompok terorisJamaah Islamiyah (JI), Taufik Bulaga atau Upik Lawanga (UL) di Lampung. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengungkap rangkaian aksi teror Upik di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menunjukkan betapa berbahayanya sang profesor bom.

Upik Lawanga ditangkap pada 23 November 2020 pukul 14.35 WIB di Jalan Raya Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Lampun. Polri menyebut penangkapan Upik dan beberapa pimpinan lainnya menunjukkan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) masih hidup meski dinyatakan sebagai organisasi terlarang pada 2008.

"Dari hasil penyidikan terungkap beberapa kasus-kasus besar tindak pidana terorisme yang melibatkan UL di Sulawesi Tengah," kata Awi di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Awi menjelaskan rentetan aksi teror Upik Lawanga menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan mengalami luka-luka. Pada tahun 2020 Upik masih terlibat aktif dalam pembuatan senjata api rakitan dan bunker selama pelariannya.

"Tindak pidana terorisme yang dilakukan oleh UL selama berada di Poso telah mengakibatkan 27 orang meninggal dunia dan 92 orang mengalami luka-luka," ucap Awi.

Berikut rangkaian aksi teror Upik Lawanga yang dilakukan di Sulteng: 

1. Pembunuhan Helmi Tembiling (Istri Anggota TNI AD di Sulteng) tahun 2004.

2. Penembakan dan Pengeboman Gereja Anugrah, 12 Desember 2004.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Polri Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Bukan Bom, Ini Penjelasannya

22 hari lalu

Pangkalan Militer AS di Inggris Nyaris Dibom, Trump Murka

2 bulan lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong Sulteng

3 bulan lalu

Geger Ancaman Bom di Bandara Ngurah Rai Bali, Petugas Pastikan Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal