Restorative Justice Jadi Efek Jera Pelaku Pencuri Sawit di Simalungun

Rizqa Leony Putri
Polres Simalungun kembali menerapkan restorative justice dalam kasus tindak pidana pencurian sawit di PTPN IV. (Foto: dok POLRI)

SIMALUNGUN, iNews.id -  Polres Simalungun kembali menerapkan restorative justice dalam kasus tindak pidana pencurian sawit di PT Perkebunan Nusantara IV (PT PN IV). Pencurian sawit itu tak pernah dimediasi sejak 2022.

Kapolres Simalungun AKBP Ronald Sipayung mengatakan, restorative justice menjadi penyelesaian 61 kasus pencurian sawit. Langkah penyelesain itu dilakukan untuk memperbaiki hubungan masyarakat dengan PTPN IV.

"Jadi adapun kita rencanakan seperti itu yang pertama itu penekanannya untuk menjalin hubungan yang baik dengan pihak BUMN khususnya PTPN IV," ujar Kapolres, Jumat (29/9/2023).

Kapolres mengatakan, alasan utama para tersangka nekat mencuri sawit lantaran desakan kebutuhan ekonomi. Hal itu menjadi salah satu alasannya menerapkan restorative justice di kasus tersebut.

“Restorative Justice yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang positif, korban dan terlapor sudah saling memaafkan dan tersangka diberi hukuman sanksi berupa kegiatan bakti sosial,“ kata Kapolres.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Bisnis
2 hari lalu

Pertamina Bangun Desa Rentan Jadi Resisten dengan Energi Transisi

Bisnis
2 hari lalu

PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence

Bisnis
2 hari lalu

Call Center Halo BCA Bisnis, Ketahui Nomor Resminya untuk Hindari Penipuan Perbankan

Bisnis
4 hari lalu

Pertamina Patra Niaga Konsisten Dukung Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal