JAKARTA, iNews.id - Indonesia dan China sepakat memperkuat kerja sama di sektor pertanian, mulai dari pengembangan bawang putih, kelapa, kopi, hingga durian. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi dalam negeri, memperkuat eksporkomoditas unggulan, serta menarik investasi industri pengolahan ke Indonesia.
Kesepakatan ini dibahas dalam pertemuan bilateral Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian China, Zhang Zhu, di Beijing. Kedua negara menjajaki sejumlah peluang kerja sama untuk memperkuat kapasitas produksi dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Amran menegaskan, kerja sama tersebut harus memberikan manfaat konkret bagi sektor pertanian Indonesia. Selain menjaga kelancaran pasokan komoditas yang masih dibutuhkan dari luar negeri, Indonesia juga ingin meningkatkan produksi domestik dan memperbesar ekspor produk unggulan ke China.
"Kita ingin kerja sama ini diperkuat. Untuk komoditas yang kita butuhkan, seperti bawang putih dan kedelai, kita harapkan pasokannya semakin baik. Di sisi lain, kita juga ingin memperbesar ekspor komoditas unggulan Indonesia ke Tiongkok," ucap Amran dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026).
Salah satu fokus utama kerja sama adalah pengembangan bawang putih dari hulu hingga hilir. Kolaborasi yang diusulkan mencakup penyediaan benih, teknologi budi daya, alat dan mesin pertanian, hingga pembangunan klaster produksi bawang putih di Indonesia.