RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Anggie Ariesta
BPS melaporkan terjadi deflasi pada Januari 2026 secara bulanan sebesar 0,15 persen terhadap Desember 2025. (Foto: Dok. iNews)

Kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan deflasi sebesar 1,03 persen dan memberikan andil deflasi sebesar 0,30 persen.

Komoditas yang dominan mendorong deflasi pada kelompok ini adalah cabai merah yang memberikan andil sebesar 0,16 persen, cabai rawit dengan andil 0,08 persen, bawang merah dengan andil 0,07 persen, dan daging ayam ras dengan andil 0,05 persen, serta telur ayam ras dengan andil 0,03 persen.

Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil deflasi cukup besar antara lain, bensin dan tarif angkutan udara 0,03 persen.

Selain itu, masih ada komoditas yang masih memberikan andil inflasi di Januari 2026 yaitu emas perhiasan dengan andil 0,16 persen, ikan segar 0,06 persen, serta tomat 0,02.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Bapanas Ungkap Beras Deflasi di Akhir 2025, Harga Turun 3 Bulan Berturut-turut

Bisnis
5 bulan lalu

RI Deflasi 0,08% pada Agustus 2025 gegara Tomat hingga Cabai Rawit

Photo
8 bulan lalu

Harga Cabai Rawit hingga Bawang Merah Turun Sumbang Deflasi Bulan Mei 2025

Makro
11 bulan lalu

RI Deflasi Tahunan Lagi setelah 25 Tahun, BPS Ungkap Biang Keroknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal