JAKARTA, iNews.id - Akademisi Rocky Gerung mengungkap pengalamannya saat menjadi salah satu pihak yang kritis terhadap pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ketika mayoritas publik saat itu masih memberikan dukungan tinggi. Rocky mengatakan dirinya pernah menghadapi berbagai laporan setelah mengkritik Jokowi.
Dia mengaku tetap bertahan meski berada di posisi minoritas dan mendapat kecaman.
"10 tahun lalu Jokowi punya dukungan publik 80 persen, lalu saya caci maki secara akademis bahkan, walaupun bahasa saya caci maki. Saya pakai argumen di situ, lalu semua orang caci maki saya, saya sendirian," ujar Rocky dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Isu Panas Program Prioritas" di iNews, Selasa (22/9/2026).
Rocky mengatakan kritiknya terhadap Jokowi kala itu membuat dirinya dilaporkan. Dia menyebut ada 30 berkas laporan yang harus dihadapinya.
"Karena saya kritik Jokowi, saya dilaporkan. Ada 30 berkas yang saya hadapi itu. Tapi saya minoritas," katanya.