Menurut mantan Komandan Jenderal Kopassus TNI AD ini, semua elemen berkumpul di Roemah Djoeang karena merasa ada yang tidak beres di negara ini. Sayangnya, ada sebagian elite yang merasa negara ini tidak sakit sehingga pantas diduga mereka sedang menikmati keuntungan dari sakitnya bangsa Indonesia.
"Saya tidak mau berbicara yang keras-keras atau yang pahit-pahit tidak ada. Bangsa Indonesia ingin bicara yang enak-enak, yang baik-baik. Sifat kita, kita ingin kebaikan. Kita kumpul sore-sore begini dalam suasana yang baik dan sejuk," ujarnya.
Karena itu, Prabowo menyerukan kepada pendukungnya yang sudah mengerti perjuangannya untuk datang ke rakyat dan meyakinkan rakyat bahwa nasib dan masa depan rakyat ada di tangan rakyat sendiri.
Dia mengingatkan, pada Pilkada DKI Jakarta 2017, calon yang diusung Gerindra tidak dipandang, bahkan hanya didukung oleh 2 parpol saja. Faktanya, dukungan rakyat telah mengantar Anies-Sandi menang.
"Jadi sekarang kita melihat suasana yang kita rasakan begitu banyak korupsi semua bisa diatur, semua bisa dibeli. Hukum keadilan hanya untuk orang punya duit. Orang kaya," kata dia.