RPA Partai Perindo Dampingi Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual

Erfan Ma'ruf
Anggota Relawan Perempuan dan Anak (RPA) dari Partai Perindo di Bidang Hukum Amriadi Pasaribu (Foto: Ist)

"Kita sepakat tadi dengan Kasubdit dan Ibu Kanit, kita akan mengutamakan aspek psikologis korban. Dengan peristiwa yang dialami oleh korban P, yang sudah remaja, mengalami kekerasan seksual dan persetubuhan oleh lebih dari satu orang," tuturnya.

RPA Perindo telah meminta dukungan psikologis dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk korban. Mereka bersama kepolisian berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini hingga ke ranah hukum. RPA Perindo juga akan menyampaikan dokumen lanjutan mengenai perkembangan kasus.

Amriadi Pasaribu mengkritik lambannya penanganan kasus pidana terkait anak dan perempuan di Indonesia, yang dinilainya memberatkan dan menguras psikologi korban. Dia berpendapat bahwa sistem penanganan pidana di Indonesia perlu direformasi, mengadopsi prosedur yang lebih efisien seperti di negara-negara lain.

"Di luar negeri, prosesnya sudah terkontrol, sudah satu proses yang diketahui oleh instansi lain. Di Indonesia, prosesnya memang lamban, dan inilah tugas kami RPA Perindo untuk memulai perubahan," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
19 jam lalu

Heboh! Ruben Onsu Kena Nyinyir Netizen usai Pasang Badan demi Betrand Peto

23 jam lalu

Betrand Peto Belum Terbukti Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Minta Jangan Dihakimi

23 jam lalu

Ruben Onsu Minta Maaf usai Betrand Peto Terseret Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

24 jam lalu

Kronologi Lengkap Betrand Peto Diduga Lakukan Kekerasan Seksual hingga Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal