Sementara itu, surat kedua berisi kritik terhadap dugaan ambisi Jokowi untuk mempertahankan pengaruh politiknya melalui keberlanjutan rezim di tengah masyarakat. Massa menilai sikap tersebut kurang etis dan tidak mendidik.
Mereka juga meminta Jokowi mengambil langkah agar Gibran bersedia mundur dari jabatan wakil presiden. Menurut massa, langkah tersebut diperlukan untuk menghindari proses pemakzulan yang dinilai dapat mencoreng kehormatan Gibran.
"Kami meminta agar Bapak (Jokowi) bersedia memaksa saudara Gibran Rakabuming Raka turun dari kursi Wakil Presiden. Agar tidak terjadi pemakzulan yang tentunya akan sangat memalukan dan merendahkan harga diri," ucapnya.
Usai membacakan surat di hadapan awak media, massa ditemui salah seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang bertugas mengawal Jokowi. Surat tersebut diterima untuk selanjutnya diteruskan kepada Jokowi.
Setelah menyerahkan surat dan menyampaikan tuntutannya, massa membubarkan diri. Belum ada keterangan dari Jokowi maupun Gibran terkait tuntutan tersebut.