Menurutnya, pemanfaatan rumah yang sudah tersedia juga dapat mempercepat penyaluran karena pemerintah tidak perlu menunggu proses pembangunan dari awal. Selain itu, rumah hasil pemulihan aset perbankan dinilai memiliki keunggulan dari sisi lokasi.
Kawasan perumahan dari program terdahulu umumnya telah memiliki aksesibilitas dan fasilitas penunjang. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyiapkan skema recycle KPR subsidi.
Maruarar mengatakan, penyusunan regulasi turunan tersebut telah dibahas bersama pihak perbankan sebelum integrasi sistem resmi dijalankan.
"Begitu regulasinya terbit, langsung kita ubah sistem untuk menerbitkan kode baru ke MBR baru melalui pembiayaan FLPP. Ini sangat menarik karena lokasi rumahnya rata-rata dekat dengan pusat aktivitas dibandingkan proyek sekarang yang sudah semakin jauh," kata dia.