Rupiah Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah turun 57 poin atau sekitar 0,32 persen ke level Rp17.753 per dolar AS pada perdagangan, Kamis (17/9/2026) atau tiga hari berturut-turut. (Foto: Dok. IMG)

Kemudian, Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan secara bulat untuk menaikkan suku bunga acuan federal funds rate ke kisaran 3,75 persen hingga 4,0 persen pada hari Rabu. Ini merupakan kenaikan suku bunga pertama bank sentral AS sejak Juli 2023.

Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan kembali kekhawatirannya mengenai inflasi, dengan menyatakan bahwa terlalu banyak kategori produk dan layanan yang menunjukkan kenaikan harga tahunan di atas 3 persen dalam periode 6 dan 12 bulan. Warsh mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut pada suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Namun, Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu menuntut bank sentral AS memangkas suku bunga menjadi 1 persen atau lebih rendah, beberapa jam setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga pertamanya sejak 2023. 

Dari sentimen dalam negeri, Menteri Keuangan Suhasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga keuangan negara dan memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus menjadi instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus mengelola, menjaga stabilitas perekonomian Indonesia. 

Mengelola keuangan negara dimaksudkan untuk mendukung perekonomian dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Manfaat APBN bagi masyarakat dan perekonomian diwujudkan melalui berbagai aktivitas ekonomi, antara lain konsumsi masyarakat, investasi, pengeluaran pemerintah, serta kegiatan ekspor.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
13 jam lalu

Trump Klaim Iran Ingin Segera Berdamai dengan AS: Kita Lihat Hasilnya!

14 jam lalu

Lagi, AS Tak Izinkan Presiden Palestina Hadiri Langsung Sidang Umum PBB

15 jam lalu

Iran Klaim Tak Satu pun Pangkalan Militer AS di Teluk Beroperasi Setelah Diserang

16 jam lalu

Diam-Diam, Trump Kirim Utusan Bertemu Pejabat Kelompok Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal