Rupiah Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah turun 57 poin atau sekitar 0,32 persen ke level Rp17.753 per dolar AS pada perdagangan, Kamis (17/9/2026) atau tiga hari berturut-turut. (Foto: Dok. IMG)

Kemudian, ruang bagi Bank Indonesia untuk kembali mengerek suku bunga acuan tampak semakin menyempit. menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dijadwalkan bergulir pada 22–23 September 2026, sinyalemen bertahannya status quo kebijakan moneter semakin menguat di kalangan analis.

Langkah agresif BI sebelumnya dinilai menjadi alasan utama mengapa bank sentral tak perlu lagi tergesa-gesa memutar kemudi moneter. Manuver BI yang telah menaikkan suku bunga hingga 100 basis poin merupakan langkah pre-emptive yang sangat presisi, bahkan melampaui agresivitas bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.750-Rp17.790 per dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
23 jam lalu

Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Senator AS, Tuduhan Ekstremis Islam Tak Mempan

1 hari lalu

Daftar Politisi Muslim Menang Pemilu AS: Ada Keturunan Palestina hingga Mualaf

1 hari lalu

Terjebak di Kamboja 2 Minggu karena Tak Sanggup Beli BBM, Kapal Pesiar Mewah Lanjut Berlayar

1 hari lalu

Partai Trump Kalah dalam Pemilu AS, Ini Komentar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal