Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Anggie Ariesta
Mayoritas mata uang Asia berguguran, rupiah tembus Rp15.008 per dolar AS. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup kembali melemah terhadap dolar AS pada perdagangan, Kamis (18/6/2026). Rupiah turun 32 poin atau 0,18 persen ke level Rp17.794 per dolar AS.

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni optimisme seputar kesepakatan AS-Iran, yang diharapkan dapat meredakan ketegangan di Timur Tengah dan membuka jalan bagi pembukaan kembali jalur ekspor energi utama.

"Memorandum 14 poin tersebut memulai periode negosiasi 60 hari di mana Iran akan mengizinkan lalu lintas bebas bea melalui Selat Hormuz. Kesepakatan tersebut menyerukan agar lalu lintas melalui selat tersebut dipulihkan ke kapasitas penuhnya dalam waktu 30 hari," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Perjanjian ini telah membantu meredakan kekhawatiran akan guncangan pasokan minyak yang berkepanjangan, mengurangi kekhawatiran tentang inflasi yang didorong oleh energi dan mendukung permintaan emas sebagai lindung nilai portofolio.

Dalam pertemuan pertamanya sebagai ketua Fed, Kevin Warsh mempertahankan sikap tegas terhadap inflasi, menekankan komitmen bank sentral untuk memulihkan stabilitas harga. Fed juga menaikkan perkiraan inflasinya, mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga dan meningkatkan nilai dolar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

57 tahun lalu

Massa Demo Mahasiswa UBK Desak Pemerintah Evaluasi MBG hingga Jaga Stabilitas Rupiah

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal