Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp18.083 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 74 poin atau sekitar 0,41 persen ke level Rp18.083 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (28/7/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews)

Kekhawatiran akan gangguan pasokan semakin diperparah setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menargetkan kapal tanker Arab Saudi di jalur perairan vital lainnya, yaitu Selat Bab el-Mandeb.

Namun, prospek kebijakan moneter cenderung fluktuatif bulan ini di tengah situasi yang dinamis di Timur Tengah. Harga minyak sempat melonjak sekitar 20 persen dalam dua minggu saat AS dan Iran saling melancarkan serangan terkait kendali atas Selat Hormuz.

Dari sentimen domestik, ketidakpastian ekonomi dalam negeri usai pengunduran diri Perry Warjiyo secara mendadak sempat direspons negatif oleh pasar karena dalam jangka pendek meningkatkan ketidakpastian pasar akibat transisi kepimpinan yang baru di tengah depresiasi nilai tukar rupiah, derasnya outflow dana asing serta potensi tren kenaikan suku bunga global.

"Namun, penunjukan Destry Damayanti memberi optimisme pasar akan komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan laju inflasi, serta mempertahankan stabilitas sistem keuangan yang berkelanjutan," kata Ibrahim.

Selanjutnya, perhatian pasar akan tertuju pada penunjukkan Gubernur BI yang definitif. Penunjukkan Gubernur BI yang baru yang sesuai dengan harapan pasar serta transisi kepemimpinan yang berjalan lancar, diharapkan dapat menjaga kredibilitas dan independensi bank sentral dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 jam lalu

AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah

6 jam lalu

Survei: Opini Warga AS terhadap Israel dan Netanyahu Makin Buruk

8 jam lalu

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

9 jam lalu

Rupiah Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur, Tembus Rp18.091 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal