Rupiah Jebol, Produsen Otomotif di Indonesia Ketar-ketir

Dani M Dahwilani
Produsen otomotif mengeluhkan depresiasi rupiah telah memukul biaya produksi karena masih ada sejumlah komponen kendaraan berasal dari impor.

JAKARTA, iNews.id - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mencetak rekor menyentuh angka lebih dari Rp17.700 per dolar AS. Kondisi ini membuat produsen otomotif di Indonesia waswas. 

Mereka menghadapi tekanan berat akibat naiknya harga komponen impor imbas dari dolar AS yang terus melonjak. Salah satunya Daihatsu. 

Produsen otomotif asal Jepang tersebut mengakui depresiasi rupiah telah memukul biaya produksi karena masih ada sejumlah komponen kendaraan berasal dari impor.

Marketing Director and Corporate Planning Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani mengatakan kondisi saat ini memaksa perusahaan melakukan berbagai langkah efisiensi agar industri tetap bertahan.

"Ada beberapa komponen yang memang impor. Pastinya butuh penyesuaian. Tapi keberlanjutan industri ini kan mesti jalan ya," ujar Sri Agung, saat dikonformasi media, belum laman ini.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

6 hari lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

6 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

9 hari lalu

16 Komunitas Otomotif Kumpul di Automechanika Berburu Komponen Kendaraan Lawas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal