Achmad Nur Hidayat
Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta
MENGAPA pemerintah sampai harus turun langsung ke pasar obligasi ketika rupiah menembus Rp17.500 per dolar AS?
Pertanyaan ini penting karena pelemahan rupiah hari ini bukan lagi sekadar volatilitas biasa dalam mekanisme floating exchange rate.
Ini adalah sinyal meningkatnya market anxiety terhadap ketahanan ekonomi nasional.
Ketika Menteri KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap masuk ke bond market untuk menjaga yield Surat Berharga Negara, pemerintah sesungguhnya sedang berusaha menahan tekanan psikologis pasar agar tidak berubah menjadi kepanikan finansial.
Dalam ekonomi global, kurs mata uang adalah barometer of confidence.
Ketika rupiah jatuh terlalu dalam, pasar sedang mengirim pesan bahwa tingkat kepercayaan terhadap arah ekonomi Indonesia mulai melemah.