Rupiah Rp17.500, Bond Market Intervention dan Kepercayaan

iNews
Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta (Foto: istimewa)

Indonesia masih memiliki struktur ekonomi yang heavily import-dependent, terutama untuk energi, bahan baku industri, dan barang modal.

Akibatnya, setiap pelemahan rupiah langsung meningkatkan biaya produksi nasional. Dunia usaha menghadapi cost-push inflation, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih.

Dalam situasi ini, pemerintah mencoba melakukan yield management melalui intervensi pasar obligasi.

Tujuannya adalah menjaga agar imbal hasil Surat Berharga Negara tidak melonjak terlalu tinggi akibat aksi jual investor asing.

Ketika harga obligasi jatuh dan yield naik tajam, biaya utang pemerintah ikut meningkat dan persepsi risiko terhadap Indonesia membesar.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Singgung Pihak yang Sebut Ekonomi RI Krisis: Dia Aja Kali Nggak Kerja!

57 tahun lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

57 tahun lalu

Inflasi Indonesia Tinggi? Menkeu Purbaya: Masih Jauh!

57 tahun lalu

Utang Pemerintah Nyaris Sentuh Rp10.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman, Kita Paling Hati-Hati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal