Sains Versus Agama

Komaruddin Hidayat
Rektor UIII Komaruddin Hidayat

Menurut mereka, beda sekali dengan tradisi sains dan filsafat. Mereka merasa jujur dan rendah hati dalam mencari dan membangun kebenaran. Ketika pemikiran merasa mentok, tidak sampai, mereka berhenti.

Bahkan mengundang kritik dan sumbangan pemikiran baru agar jalan kebenaran semakin luas terbuka. Namun, lagi-lagi kata mereka, sikap rendah hati dan kepolosan saintis akan dianggap sebagai serangan terhadap pemikiran agama ketika diterapkan untuk mengkritisi bangunan pemikiran agama.

Para teolog justru yang menunjukkan sikap sombong. Antikritik. Meskipun tidak rasional, keyakinan sakral itu jangan diganggu oleh penalaran sains. Percaya adalah inti keberagamaan.

Jadi, baik saintis maupun teolog kadang memandang yang lain angkuh, sombong, tidak rendah hati menerima pemikiran yang berbeda. Berikut ini kutipan komentar Stephen Fry, sebagai pendukung “Four Horsemen”: ...empowering humanism and secularization for a new generation, and giving voice to the always lurking and now growing suspicion that the worst aspects of religion, from faith-healing fakery to murderous martyrdom, could not be separated from the essential of religion itself. (The Four Horsmen, Bantam Press, 2019).

Kiprah mereka itu telah memberikan amunisi pada paham humanisme dan sekularisasi bagi generasi baru, dan mengungkap kecurigaan pada agama yang tadinya masih diam-diam, sekarang muncul ke permukaan mengenai sisi buruk agama. Sejak dari penyembuhan palsu melalui jalan iman sampai tindakan bunuh diri atas nama agama, kesemuanya tidak bisa dilepaskan dari ajaran dan keyakinan agama.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
10 hari lalu

Claude Science Jadi Andalan Riset Medis, Begini Cara AI Anthropic Bantu Ilmuwan

10 hari lalu

Canggih! AI Kini Mulai Bantu Ilmuwan Temukan Obat Baru

13 hari lalu

Apa Itu NAD+ yang Diklaim Bisa Atasi Kulit Kusam? Ini Jawabannya

16 hari lalu

Mengenal Yersinia Pestis, Bakteri Penyebab Penyakit Pes yang Diduga Menyerang Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal