JAKARTA, iNews.id – Partai koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pasang badan terhadap kritikan yang datang bertubi-tubi kepada Sandi. Bakal cawapres itu santer dituduh mencuri start kampanye melalui kuliah umumnya di sejumlah kampus.
Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan tak urung dibuat geram dengan kritikan tersebut. Politikus yang akrab disapa Zulhas menganggap para pengkritik merupakan orang yang sirik terhadap Sandi.
Dia pun meminta kepada orang-orang yang menuduh Sandi mencuri start kampanye untuk membaca kembali aturan. "Yang kritik siapa? Baca dong aturannya. Yang kritik itu baca dulu aturannya, jangan sirik," kata Zulhas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (3/9/2018).
Dia menegaskan, aktivitas Sandi di sejumlah kampus bukanlah bagian dari kampanye Pilpres 2019. Sebab, sampai hari ini belum ada pasangan yang sudah ditetapkan sebagai capres dan cawapres.
"Mana mencuri? Yang dicuri siapa? Kemana aja boleh, belum ada penetapan. Nanti kalau sudah tanggal 23 (September) baru, masa orang mau jadi presiden langsung disuruh tidur aja di rumah, diam aja," katanya, berang.