Santri dan Politik Bermartabat

Sindonews
Arifi Saiman (Foto: Dok Sindonews)

Namun, keberhasilan mengubah wajah dan karakter Indonesia pada masa sekarang juga akan berdampak pada proses perjalanan politik nasional yang bermartabat dan berwibawa menuju Indonesia Emas 2045. Di sinilah politik akhlak dengan adab berpolitiknya diperlukan untuk kepentingan masa depan negara dan bangsa yang lebih baik dan lebih hebat. 

Di sini kehadiran politik akhlak memiliki arti strategis dalam menjaga dan mengawal proses politik agar tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku serta tetap mengedepankan nilai-nilai akhlakul karimah. 

Membangun sebuah kehidupan politik yang berakhlak dan bermartabat memang tidak mudah namun tidak berarti mustahil untuk diwujudkan. Semuanya keinginan itu berpulang kepada dirinya kita sebagai pelaku dan penentu utamanya. Dirgahayu ke-9 HSN dan Selamat Pesta Demokrasi!

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Golkar Ajak NU Perkuat Peran Jadi Penyeimbang: Nasihatnya Dibutuhkan Negara

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Merasa Nyaman dan Aman di Tengah Keluarga NU

57 tahun lalu

GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Masuk Struktur Termasuk Waka BP BUMN

57 tahun lalu

Ray Rangkuti Sebut Posisi RI di Politik Global Tak Ada Daya Tawar: Masih Ikut-ikutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal