SBY Sebut Belum Ada Tanda-tanda Covid-19 Akan Berakhir

Rico Afrido Simanjuntak
Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Twitter)

"Kita memang belum tahu. Memang saya amati bulan Mei kemudian bulan Juli. Jadi saya di karantina ini tidak kemana-mana sesuai dengan anjuran pemerintah, sesuai dengan permintaan Presiden Jokowi," katanya.

Selama karantina, SBY mengungkapkan, bisa menonton TV siang dan malam di rumah. "Berjam-jam lebih banyak dibanding saya jadi presiden dulu sehingga saya bisa mengamati negara demi negara, benua demi benua, ada yang tadinya sudah declining kembali mendatang. Yang tadinya mendatar bahkan sekarang meningkat lagi. Artinya belum bisa kita katakan bahwa entah 6 bulan lagi, entah setahun lagi akan berakhir pandemi ini," tuturnya.

SBY mengatakan, semua tentu berharap agar vaksin bisa segera ditemukan, diproduksi dan didistribusikan untuk manusia sedunia. Meski produksi vaksin membutuhkan waktu.

"Itu ada persoalan produksi dan distribusi, siapa yang dapat duluan, siapa yang belakangan lantas sejauh mana vaksin itu betul-betul ces pleng, bisa mencegah tidak muncul lagi sebaran virus, itu juga kita belum tahu. Oleh karena itu menurut saya lebih bagus kita mengatakan ini masih panjang perang ini," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Nasional
31 hari lalu

SBY Minta PBB Hentikan Penugasan UNIFIL usai 3 Prajurit TNI Gugur

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
1 bulan lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal