SBY Tegaskan Rakyat Perlu Diajak Bicara soal Sistem Pemilu

Achmad Al Fiqri
Presiden Ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut angkat bicara soal sistem proporsional pemilu yang digugat dan tengah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). (Foto: iNews.id)

"Sementara, jika sistem proporsional terbuka yang dianut, rakyat bisa memilih partainya, bisa memilih orang yang dipercayai bisa menjadi wakilnya, atau keduanya, partai dan orangnya," tuturnya.

Menurutnya, warga perlu mendapat penjelasan perbedaan sistem pemilu itu. Pasalnya, masyarakat merupakan pihak yang berdaulat dalam pemilu.

"Inilah jiwa dan nafas dari sistem demokrasi," tutur SBY.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Kalah 4 Kali, Tapi Tak Ganggu Pemimpin

57 tahun lalu

Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif

57 tahun lalu

Komisi II DPR Dorong Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Antisipasi Penyalahgunaan Suara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal