Sejarah Gedung Arsip Nasional: Sempat Jadi Rumah Gubernur Jenderal hingga Panti Asuhan

Satrio Bintang Hutomo
Sejarah Gedung Arsip Nasional di Jalan Gajah Mada Nomor 111, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat. (Foto: Grivy)

Pada 1900, gedung ini sempat akan dibongkar dan dijadikan pertokoan namun dihalangi oleh Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Perhimpunan Batavia untuk Seni dan Ilmu) yang didirikan oleh De Klerk. Setelah itu, gedung dimanfaatkan sebagai kantor departemen pertambangan pemerintah kolonial dan kemudian dijadikan Landsarchief (Arsip Negara) pada 1925. 

Gedung ini sempat terancam dibongkar lagi pada 1992, namun demi melindungi sejarahnya, sekelompok pengusaha Belanda di bawah wadah Stichting Cadeau Indonesia (Yayasan Hadiah Indonesia) membantu menyelamatkannya.

Yayasan tersebut membeli gedung tersebut kemudian dijadikan hadiah HUT ke-50 RI. Setelah itu bangunan dipugar dan dijadikan museum.

Gedung Arsip Nasional Sekarang

Sejarah Gedung Arsip Nasional membuat gedung ini semakin menarik untuk dikunjungi, baik untuk mempelajari sejarahnya atau hanya untuk menikmati keindahan arsitekturnya. Tidak hanya berperan sebagai tempat bersejarah, ternyata gedung yang bisa menampung kurang lebih 500 orang ini juga menjadi tempat pernikahan.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Megapolitan
18 jam lalu

Hujan Guyur Monas di Malam Tahun Baru, Sebagian Pengunjung Tinggalkan Lokasi 

Nasional
2 hari lalu

Stok Beras di Jakarta 290.000 Ton, Dirut Bulog: Nggak Usah Takut Kalau Berasnya Habis

Megapolitan
5 hari lalu

Libur Panjang Natal, Jalan Sudirman Terpantau Lengang

Nasional
7 hari lalu

Daftar UMP 2026 di 36 Provinsi Terbaru, Jakarta Masih Tertinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal