Sejarah Hari Guru Nasional, Perjalanan Panjang Pengabdian dan Perjuangan Pendidik Indonesia

Luthfi Fahmi Amali Umar
Ilustrasi Hari Guru Nasional. (Freepik)

Jepang juga membuka pelatihan militer bagi para guru, yang mencakup indoktrinasi ideologi Hakko i-chiu, latihan kemiliteran, pembelajaran bahasa Jepang, dan pemahaman ilmu bumi dari segi geopolitik.

Namun, pendudukan Jepang tidak berlangsung lama, dan Indonesia merdeka pada tahun 1945. Kemerdekaan menjadi modal utama dalam perjuangan dan identitas guru di Indonesia.

Kongres Pendidik Bangsa, Melahirkan PGRI di Masa Pasca Merdeka

Di tengah pasca-merdeka, Kongres Pendidik Bangsa diadakan di Sekolah Guru Puteri di Surakarta, Jawa Tengah. Pada kongres ini yang berlangsung selama dua hari pada 24-25 November 1945, lahir Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Tokoh pendidik seperti Amin Singgih, Rh. Koesnan, dan lainnya memimpin kongres tersebut.

Dari kongres ini, muncul PGRI sebagai wadah perjuangan guru untuk turut serta dalam membangun dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka. PGRI merumuskan tiga tujuan mulia: mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia, mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran berdasarkan prinsip kerakyatan, serta membela hak dan nasib buruh umumnya, termasuk guru.

Hari Guru Nasional dan Penghormatan Pemerintah

Seiring berjalannya waktu, peran PGRI semakin vital dalam mengawal perjuangan nasib guru. Pada 25 November 1994, pemerintah Republik Indonesia di era Presiden Soeharto, menghormati peran guru dan PGRI dengan menetapkan Hari Guru Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Hari tersebut ditandai sebagai hari lahir PGRI, sebagai penghargaan kepada para pendidik yang telah berjuang sejak masa kolonial hingga kemerdekaan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Resmi Jadi Menko PMK, Sugiono Prioritaskan Penguatan Pendidikan hingga Kesehatan 

4 hari lalu

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Umum Tiap Sabtu, Warga Bisa Tur Ruang Gubernur

14 hari lalu

Korps Kadet Resmi Jadi Ekskul Baru SMA, Siswa Tak Berarti Harus Jadi Prajurit

14 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas Siang Ini, Bahas Pendidikan Gratis dari SD hingga Perguruan Tinggi Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal