Sejarah Hari Ibu 22 Desember, Berawal dari Kongres Perkumpulan Perempuan

Ajeng Wirachmi
Ilustrasi Sejarah Hari Ibu (Freepik)

 
Pada 1929, PPPI berganti nama menjadi PPII atau Perikatan Perkoempoelan Istri Indonesia. Sekitar 6 tahun berselang, Kongres Perempuan Indonesia kedua diadakan di Jakarta.

Dalam kongres tersebut, berhasil dibentuk Badan Kongres Indonesia dan menetapkan fungsi utama perempuan Indonesia sebagai Ibu Bangsa. Kewajibannya adalah untuk mendidik para generasi baru dengan rasa kebangsaan mumpuni.

Sejarah Hari Ibu masih belum ditetapkan. Namun, di momen itu dibentuk pula Badan Pemberantasan Buta Huruf (BPBH). Organisasi ini secara lantang menentang perlakuan kurang mengenakkan kepada buruh wanita di perusahaan batik di Rembang.

Peringatan Hari Ibu sendiri baru disepakati dalam Kongres Pemuda III tahun 1938, yang digelar di Bandung. Setidaknya ada 85 kota di Indonesia yang merayakan peringatan Hari Ibu

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Soccer
22 hari lalu

Hari Ibu 2025, Nazriel Alfaro Persembahkan Perjalanan Kariernya di Persib untuk Mama Tercinta

Soccer
22 hari lalu

Hari Ibu Saddil Ramdani, Doa Sang Ibunda Jadi Kekuatan Utama di Persib Bandung

Nasional
26 hari lalu

Pesan Megawati ke Para Perempuan: Jangan Merasa Rendah Diri

Health
1 bulan lalu

Jarum Bius Caesar Sebabkan Sakit Punggung usai Melahirkan? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal