Sejarah Hari Pendidikan Nasional Tanggal 2 Mei, Perjuangan Ki Hajar Dewantara

Shabrina Saraya
Ki Hajar Dewantara merupakan Bapak Pendidikan Indonesia. (Foto Balai Pustaka).

Di sana beliau mendalami banyak hal mengenai pendidikan, baik itu mengenai teori maupun praktiknya. Mendapatkan banyak ilmu pendidikan di Belanda menjadikan ia tersadar akan pendidikan yang ada di Indonesia.

Saat kembali di Indonesia, Ki Hajar Dewantara merasa miris melihat sistem pendidikan di Indonesia. Sebab, menurut pandangannya sistem pendidikan yang ada di Indonesia saat itu sangat condong kepada budaya-budaya Belanda sehingga melunturkan rasa-rasa kebangsaan rakyat.

Akhirnya, Ki Hajar Dewantara bersama dengan teman-temannya mendirikan Sekolah Taman Siswa. Sekolah ini ditujukan kepada pribumi untuk belajar dengan cara Indonesia tanpa harus melepas budaya Indonesia yang telah melekat di dalam pribadi rakyat.

Atas jasanya ini, hari lahir Ki Hajar Dewantara ditetapkan sebagai Hari Pendidikan nasional yaitu 2 Mei. Jadi, sudah tahukan makna dan sejarah yang mendalam di hari besar tersebut? Semoga kalian paham ya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Gibran Sambangi Yahukimo, Tinjau Program MBG hingga Layanan Rumah Sakit

Nasional
7 hari lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

Nasional
14 hari lalu

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Sektor Energi hingga Antariksa

Destinasi
26 hari lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal