Sejarah Jalur Pantura yang Dibangun Paksa oleh Daendels Pakai Kerja Rodi

Ajeng Wirachmi
Sejarah Jalur Pantura (Foto: iNews.id)

Mengapa Herman Daendels Membuat Jalan Pantura Pulau Jawa?  

Selain itu, jalan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperlancar pengiriman barang dan menghadapi ancaman musuh. Dibentuk pula Dinas Pos Pada masa itu, untuk mempermudah pengiriman barang. Dinas Pos tersebar di 3 kota besar, yakni Batavia (Jakarta), Semarang, dan Surabaya. 

Daendels memerintahkan untuk mengangkat seorang kepala pos tingkat keresidenan. Stasiun pos dilengkapi juga dengan kereta pos, kuda, dan kandang kuda.

Jalur Pantura atau yang dikenal dengan Jalan Daendels atau Jalan Raya Pos ini menjadi penghubung wilayah di sekitar pantai dan pedalaman. Meskipun masih berupa jalan kecil, namun keberadaan jalur tersebut sangat membantu dalam aktivitas pendistribusian barang. 

Berdasarkan sejarah jalur Pantura, jalan raya Daendels sebenarnya tidak seluruhnya melalui Pantai Utara Jawa, namun ada sebagian jalan yang melewati pedalaman Jawa Barat, seperti Bogor, Depok, Bandung, Sumedang. Jadi, jalan tersebut tidak bisa dikatakan sebagai satu unit kesatuan transportasi darat di Pantai Utara Jawa. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

Puncak Mudik Nataru Terjadi Hari Ini, Bandara Soetta Dipadati Penumpang

Nasional
19 hari lalu

Waspada! Jalur Pantura Demak Rawan Banjir Rob saat Mudik Nataru

Nasional
21 hari lalu

Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru pada 22 dan 24 Desember

Nasional
2 bulan lalu

3 Jalur Alternatif ke Lamongan supaya Perjalanan Nyaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal