Sejarah Perayaan Tahun Baru Imlek, dari Dinasti Shang hingga Sekarang

Tika Vidya Utami
Tahun baru Imlek sudah ada sejak 3.500 tahun lalu. (Foto Antara).

Pada 1912, pemerintah memutuskan untuk menghapus Tahun Baru Imlek dan Kalender Lunar, namun mengadopsi Kalender Gregorian. Kemudian, menjadikan 1 Januari sebagai awal tahun baru.

Setelah 1949, Tahun Baru Imlek diganti namanya menjadi Festival Musim Semi. Hari tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional. 

Saat ini, Festival Musim Semi perlahan mengikuti perkembangan zaman menjadi lebih modern, tetapi tetap religius. Di masa sekarang, umat Tionghoa selain beribadah juga mendekorasi rumah dengan ornamen khas Imlek, hingga melakukan perjalanan ke luar negeri, yang membuat perayaan semakin menarik dan berwarna.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
12 hari lalu

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Umum Tiap Sabtu, Warga Bisa Tur Ruang Gubernur

26 hari lalu

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak 1 Abad Gontor di Jatim Hari Ini

2 bulan lalu

Carmen Hearts2Hearts Jadi Wanita Asia Tenggara Pertama Menang Female Solo Popularity Award

5 bulan lalu

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal