Sejarah Stasiun Gambir, Terbesar di Indonesia

Muhammad Fida Ul Haq
Cut Mutia Fahira
Stasiun Gambir merupakan salah satu stasiun tersibuk di Indonesia. (Foto: MPI/Azhfar Muhammad)

JAKARTA, iNews.id - Stasiun Gambir merupakan stasiun kereta api terbesar di Jakarta, Indonesia. Letaknya di kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. 

Stasiun ini dibangun pada dasawarsa 1930-an dan mendapatkan renovasi secara besar-besaran pada 1990-an. Stasiun Gambir melayani transportasi kereta api untuk tujuan-tujuan utama di pulau Jawa.

Melansir dari KAI Heritage, Selasa (10/9/2024), Stasiun Gambir awalnya adalah tanah rawa yang dimiliki oleh Anthony Paviljoen. Kemudian dibeli oleh Cornelis Chastelein pada 1697 dan diberi nama Weltevreden.

Pada 1871 tempat itu menjadi sebuah halte bernama Koningsplein atau berarti halte lapangan raja.

Stasiun Gambir Tempo Dulu

Kesibukan di Stasiun Gambir sekitar tahun 1921 ( Foto: Tropenmuseum)

Nederlands-Indische Spoorweg sampai tahun 1884 mengelola halte tersebut. Pada 4 Oktober 1884 tempat ini diganti menjadi stasiun, dengan nama Stasiun Weltevreden yang dibuka tempat dimana Stasiun Gambir kini berada. Gagasan pembangunan ini dicetuskan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, J,J Rochussen pada tahun 1846. Jalur kereta api ini mulai dari Jakarta menuju Bogor.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
19 jam lalu

Apel Akbar Solidaritas untuk Palestina Digelar di Monas, Simak 5 Kantong Parkir

2 hari lalu

Prabowo Sebut Ada Kelompok Ingin Indonesia Terpecah, Ingatkan yang Jahat Pasti Kalah

4 hari lalu

Demo 28 Oktober Ricuh Dekat Halte Tosari, Polisi Bermotor dan Bertameng Dikerahkan

5 hari lalu

Moeldoko Peringatkan Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Kendaraan Listrik Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal