Sekjen PSI Tuding Dahnil Anzar Mainkan Framing Kasus Kemah Pemuda

Aditya Pratama
Sekjen PSI Raja Juli Antoni (kanan). (Foto: Okezone/dok).

JAKARTA, iNews.id – Polisi menyelidiki kasus dugaan penyelewengan dana kegiatan kemah dan apel pemuda Islam yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa Ketua Umum PP Pemuda MuhammadiyahDahnil Anzar Simanjutak.

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Raja Juli Antoni menyampaikan keprihatinannya atas persoalan yang menimpa Dahnil terkait kasus tersebut. Namun dia juga menyayangkan usaha Dahnil yang membela diri dengan cara-cara yang tidak etis.

"Pertama, dia mem-framing (membingkai) kasus ini adalah lanjutan kriminalisasi kepada aktivis Islam oleh pemerintah. Dahnil menganggap kasusnya ini adalah konsekuensi dari sikap kritisnya selama ini kepada Presiden Jokowi (Joko Widodo)," ujar Toni dalam keterangan tertulisnya yang diterima iNews.id, Senin (26/11/2018).

Menurut sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, Apa yang disampaikan Dahnil merupakan framing keji karena pemerintahan Jokowi tidak pernah melakukan intervensi terhadap kasus hukum apapun. Sebagai bukti, banyak tokoh-tokoh yang kenal dekat dengan Jokowi namun saat mereka terkena kasus hukum, tetap diproses.

"Apalagi Pak Jokowi selama ini sangat dekat dengan Muhammadiyah. Jangan sampai framming jahat kriminalisasi ini justru menggangu hubungan baik Muhammadiyah dan Pak Jokowi," kata dia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
6 jam lalu

Merdeka Run 2026 Siap Digelar, Masyarakat Diajak Rayakan HUT RI dengan Cara Sehat

11 hari lalu

Resmi! Indonesia Kirim 432 Atlet ke Asian Games 2026, Siap Bertanding di 35 Cabor

1 bulan lalu

Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran

1 bulan lalu

Godok RUU Pemilu, Komisi II DPR bakal Datangi NU hingga Muhammadiyah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal