Sidang Dokter Tifa, Kuasa Hukum Protes Waktu Bertanya ke Saksi Dian Sandi Dibatasi

Danandaya Arya Putra
Sidang perkara ijazah Jokowi dengan terdakwa dokter Tifa memanas setelah kuasa hukum memprotes pembatasan waktu pemeriksaan saksi di PN Jakarta Timur. (Foto: iNews/Danandaya Arya Putra)

"JPU itu 1 jam karena memang bahannya sudah habis. Karena memang bilang 'sudah cukup'. Kami belum pernah mengatakan "sudah cukup". Jadi tidak bisa dibikin apple to apple. JPU bukan karena mau 2 jam, 3 jam, kami tidak keberatan. Tapi karena menyatakan setengah jam sudah cukup, beda dengan kami. Kami belum cukup," kata kuasa hukum dokter Tifa.

Menanggapi keberatan tersebut, Hakim Ketua Christina mengingatkan bahwa tim kuasa hukum dokter Tifa sebelumnya telah memperoleh waktu pemeriksaan yang lebih panjang dari durasi yang ditetapkan.

"Selama persidangan kemarin ini juga dari advokat dan terdakwa waktunya memang sudah diberikan lebih. Begitu ya," ujar Christina.

Namun, pihak dokter Tifa tetap menyatakan tidak sependapat dengan penjelasan majelis hakim.

"Kami tidak sepakat," kata tim hukum dokter Tifa.

Hakim kemudian kembali menegaskan bahwa pihak terdakwa telah memperoleh waktu lebih banyak dibandingkan jaksa dalam persidangan sebelumnya. Christina meminta kuasa hukum mengatur pertanyaan secara efektif sebelum pemeriksaan saksi dilanjutkan oleh JPU.

"Saudara sudah diberikan waktu lebih juga kemarin. Sana 1 jam, Saudara di ini kan bisa 1,5, kira-kira kan kemarin seperti itu. Saudara lebih punya, begitu. Silakan dimanajemen nanti untuk pertanyaannya. Demikian ya? Silakan dimulai pertanyaan dari Penuntut Umum," kata hakim.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Sidang Dokter Tifa, JPU Hadirkan Dian Sandi dan Dumatno terkait Perkara Ijazah Jokowi

8 hari lalu

Sidang Dokter Tifa, Andi Azwan Dicecar soal Sumber Pendanaan Organisasi

15 hari lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Dokter Tifa, Ingin Jelaskan Nama Baik dan Harga Dirinya Terkoyak

15 hari lalu

Sidang Dokter Tifa, JPU Hadirkan 4 Saksi Terkait Perkara Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal