BANDUNG, iNews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat implementasi Hak Asasi Manusia (HAM) yang inklusif melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, saat menghadiri acara Sinergitas Lintas Sektoral Kementerian HAM bersama Pemerintah Daerah, Masyarakat, Komunitas, dan Pelaku Usaha di The Papandayan Hotel, Kota Bandung, Selasa (28/7/2026).
Menurut Erwan, penguatan HAM membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar dampaknya dapat dirasakan langsung. Forum sinergi ini dinilainya sangat strategis, tidak hanya untuk memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan, tetapi juga menyamakan persepsi mengenai indikator pengelolaan dan penilaian HAM.
"Kegiatan ini sangat penting untuk membangun sinergi antarlembaga, pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, serta pelaku usaha. Kesadaran HAM hanya dapat tumbuh apabila seluruh elemen bangsa bergerak bersama," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa HAM bukan sekadar urusan pemenuhan dokumen administratif, melainkan fondasi peradaban yang mencerminkan penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia. Sebagai provinsi majemuk dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jabar memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk mewujudkan kebijakan yang berlandaskan HAM.
"Penguatan HAM harus hadir dalam setiap kebijakan, layanan publik, kehidupan komunitas, hingga dunia usaha yang berorientasi pada kepentingan publik," katanya.