Soal Ekosistem Transportasi Online, Pemerintah Tawarkan Skema Koperasi Kemitraan Ojol 

Dani M Dahwilani
Menyikapi polemik pengemudi ojek online (ojol) dan aplikator, pemerintah berusaha memperkuat ekosistem transportasi daring. (Foto: Dok)

Menanggapi dinamika terkait skema tarif dan potongan pendapatan mitra, Maman mengimbau agar polemik tak perlu diperbesar. Dia mencontohkan aplikator seperti Maxim dan Indrive yang menawarkan potongan tarif berbeda sebagai alternatif pilihan.

“Jika tidak cocok dengan satu aplikator, tersedia opsi lain. Kita harus melihat ini secara fleksibel. Yang penting, ekosistem tetap berjalan dan semua pihak merasa diuntungkan,” ujarnya.

Maman mengajak semua pihak – baik aplikator, pengemudi, maupun pengguna – untuk membuka ruang dialog dan mencari solusi bersama.

“Kita harus menjaga sinergi. Tanpa kolaborasi, perputaran ekonomi digital akan terganggu. Koperasi kemitraan bisa menjadi jembatan agar suara mitra lebih terdengar dan kekuatan kolektif semakin nyata,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 jam lalu

Perpres Ojol Terbit, Perusahaan Aplikasi Wajib Patuhi Aturan dalam 6 Bulan

1 hari lalu

Wamenkomdigi Pastikan Perpres Ojol Jamin Pendapatan Layak dan Perlindungan Pengemudi

5 hari lalu

Pramono soal Rencana Transjakarta Kelola Transportasi Udara: Antisipasi Jangka Menengah-Panjang

5 hari lalu

Transjakarta bakal Kelola Transportasi Udara, Pramono Ungkap Tujuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal