Claudia menambahkan, proses tersebut dilakukan melalui berbagai percobaan atau trial and error. Livia berharap kompetisi serupa dapat kembali digelar agar kolaborasi kuliner Korea dan Indonesia terus berkembang.
"Untuk harapannya semoga kita bisa terus berkolaborasi ya, dessert Korea dan dessert Indonesia. Terus bisa mengadakan kontes-kontes seperti ini lagi, biar kerja samanya makin maju juga," ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Diplomasi Publik Kedutaan Besar Republik Korea, Kang Won Joon, mengatakan kompetisi tersebut telah dipersiapkan sejak hampir tiga bulan sebelum penyelenggaraan.
Menurut Kang Won Joon, kegiatan itu menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kebudayaan Korea kepada masyarakat Indonesia sekaligus membangun harmoni melalui kuliner kedua negara. Dia menilai kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam mendekatkan kedua negara melalui kreasi dessert yang memadukan cita rasa Korea dan Indonesia.
"Kita hari ini mengajak mereka untuk berikan penghargaan kepada yang sudah menunjukkan budaya kuliner membuat harmoni antara rasa kedua negara," katanya.